Buku IPS Kelas 6 SD Terbitan Yudhistira Menyebutkan Ibukota Israel adalah Yerusalem

Posted by Ubaydillah Ibnu Sholihin Tuesday, 12 December 2017 0 comments


ZakyMedia.Com - Siapa mendukung siapa?

Buku yang menyebutkan Yerusalem Ibukota Israel (Istimewa)
Baru beberapa hari yang lalu dunia digegerkan dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Hari ini, kehebohan kembali terjadi di dunia pendidikan Indonesia. Kali ini, tengah viral di media sosial soal isi buku dalam pelajaran Kelas 6 Sekolah Dasar. Unggahan yang tersebar di Facebook dan WhatsApp itu menjadi ramai diperbincangkan apalagi menyusul keputusan kontroversial Donald Trump.

Tertulis dalam buku Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) keluaran Penerbit Yudhistira, bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota dari Israel. Tidak hanya itu, dalam buku tersebut Palestina tidak masuk dalam daftar Negara-negara Asia Barat. Hal ini bisa menimbulkan kesan bahwa Palestina bukan negara yang berdaulat.  

Sistematis dan masiv, jika hal ini merupakan sebuah kesengajaan. Sasaran tembak mereka adalah anak-anak kita yang merupakan calon generasi penerus selanjutnya. Dengan sendirinya anak-anak kita telah didoktrin untuk tidak mengakui Palestina sebagai negara yang berdaulat, dan sebaliknya Israel-lah negara yang berdaulat.

Kondisi seperti ini semakin parah jika kita lihat tahun penerbitan buku tersebut. Dimana buku tersebut sudah terbit sejak tahun 2008. Bayangkan sudah berapa lama buku tersebut menjejali otak anak-anak kita untuk secara sadar digiring ke arah pengakuan bahwa Yerusalem adalah Ibukota Israel. Astagfirullah.
 
JawaPos.com menyebutkan bahwa Terkait viralnya unggahan  isi buku pelajaran itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI pun membenarkan bahwa buku itu merupakan buku terbitan Yudhistira Tahun 2008.
 
"Ya, itu buku yang di SK-kan tahun 2008. Itu merupakan hasil penilaian dari Kemendikbud pada 2008 itu untuk menjalankan Kurikulum 2006," kata Kepala Litbang Kemendikbud RI Totok Suprayitno di Jakarta, Selasa (12/12).
Totok mengatakan, pihaknya menyambut positif respons masyarakat dalam menanggapi informasi soal isu buku IPS kelas 6 tersebut. Masyarakat kini sudah jeli dalam menerima bahan pelajaran yang ada di satuan pendidikan.

"Artinya apa? Ekosistem perbukuan jalan. Bahwa masyarakat peduli ada bahan ajar yang mungkin salah dikirim kepada anak-anak kita dan tidak diam. Nah, ini salah satu tanda yg baik. Jadi masyarakat peduli dan melaporkan ada koreksi melalui medsos," papar Totok.

Diketahui, aturan soal terbitan buku pelajaran ada dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Buku yang Digunakan oleh Satuan Pendidikan. Aturan itu menyatakan, buku pelajaran adalah sumber pembelajaran utama untuk mencapai kompetensi dasar dan kompetensi inti dan dinyatakan layak oleh Kemendikbud untuk digunakan pada satuan pendidikan.

Selanjutnya, Totok meminta pihak penerbit untuk meralat kesalahan informasi yang ada di dalam buku tersebut.

"Buku itu agar tidak terus menerus salah, itu akan segera dilakukan ralat. Lalu yang sudah ada di website itu di-off dulu sementara sampai nanti ada koreksi," pungkasnya.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Buku IPS Kelas 6 SD Terbitan Yudhistira Menyebutkan Ibukota Israel adalah Yerusalem
Ditulis oleh Ubaydillah Ibnu Sholihin
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.zakymedia.com/2017/12/buku-ips-kelas-6-sd-terbitan-yudhistira.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini. Untuk info lebih lengkap silahkan email ke ubaidibnussholih@gmail.com atau HP 087773112977 (sms only).

0 comments:

Post a Comment

Ricky Pratama's Blog support EvaFashionStore.Com - Original design by Bamz | Copyright of ZakyMedia.Com.